IG Port yang merupakan perusahaan induk dari beberapa studio termasuk Production I.G dan Wit Studio telah mengumumkan bawah dewan direksi memutuskan untuk mentransfer operasi salah satu anak perusahaannya yakni, Studio Xebec ke Sunrise.
Pihak Sunrise sendiri menambahkan bahwa mereka berencana untuk mendirikan sebuah anak perusahaan baru setelah mengambil operasional produksi Xebec pada tanggal 1 Maret 2019 nanti. Sunrise, Xebec dan IG Port setuju untuk melakukan “letter of intent” pada hari Rabu ini. Perusahaan berencana untuk menandatangani perjanjian yang akan diselesaikan pada 11 Maret 2019, dan secara resmi memegang operasi pada 1 April 2019.
IG Port menjelaskan bahwa bisnis utama Xebec telah mengalami penurunan defisit dan pendapatan. Tentu saja, itu menjadi kesempatan untuk Sunrise mencoba “mencaplok” Xebec dari IG Port.
Xebec sendiri telah beroperasi sejak didirikan pada Mei 1995. Banyak karya-karyanya antara lain Space Battleship Yamato 2199, Star Blazers: Space Battleship Yamato 2202, Martian Successor Nadesico, Hana Kappa, dan Future Card Buddyfight. Sedangkan, Sunrise didirikan lebih dari 40 tahun yang lalu pada tahun 1972 dengan nama Sunrise Studio, sebelum berganti nama menjadi Nippon Sunrise dan akhirnya menjadi Sunrise.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar