Manga Anime Indonesia

Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Rabu, 19 Desember 2018

Apa Itu Proyek Alicization? Berikut Ini Adalah Penjelasannya!


Sebenarnya pembahasan mengenai proyek Alicization sudah diungkap melalui Sword Art Online: Alicization episode ke-6. Yang menjadi poin penting dalam episode ini adalah penjelasan mengenai apakah itu proyek Alicization oleh sang penggagas proyek ini, Kikuoka Seijiro. Oke, langsung kita simak pembahasan mengenai inti dari Sword Art Online: Alicization ini!


Setelah Kirito menghilang dan Asuna mencari dirinya hingga ke sebuah tempat di tengah lautan yang disebut “Rath”, Asuna kemudian bertanya dimana keberadaan Kirito. Kikuoka menjelaskan bahwa Kirito sulit untuk menyadarkan diri karena sel otaknya rusak akibat jantungnya sempat berhenti dan tidak ada rumah sakit lain yang bisa menyembuhkan Kirito kecuali di Rath. Penyembuhan Kirito harus menggunakan teknologi Soul Translator (STL) yang tengah dikembangkan Kikuoka.

Tujuan proyek Alicization adalah untuk menciptakan Bottom-Up Artificial Intelligent, sebuah AI yang belajar seperti manusia sedari bayi hingga dewasa. Lebih dalam, Kikuoka menjelaskan bahwa STL bisa menyalin ulang jiwa seseorang dan mengahasilkan Fluctlight.


Eksperimen Kikuoka sebelumnya dengan salinan jiwa orang dewasa tidak berhasil baik. Karena itulah, dia mencoba menyalin jiwa orang yang masih murni alias seorang bayi dan memasukkannya ke dunia virtual ciptaan Kayaba Akihiko, “The Seed”. Di dunia virtual inilah, tempat membangun jiwa manusia yang terbebas dari kehidupan nyata.

Kikuoka mencoba mensimulasikan kehidupan manusia di dunia virtual dengan jiwa salinan tadi dan berhasil membentuk sebuah peradaban. Sama seperti peradaban di dunia nyata, peradaban manusia di dunia virtual ini juga membentuk suatu peraturan bernama “Taboo Index”. Dan tidak ada seorangpun dalam dunia virtual tersebut yang berani melanggar Taboo Index karena mereka sebenarnya adalah mesin.

Namun Asuna mulai curiga, dia berpendapat bahwa Kikuoka ingin membuat AI yang bisa melakukan kesalahan, lebih rincinya adalah untuk membunuh. Sehingga dapat disimpulkan bahwa proyek Alicization dibuat untuk menghasilkan senjata perang.


Kemudian, untuk menjawab mengapa Kirito bisa terlibat (―atau lebih tepatnya dipilih) di proyek Alicization ini, karena Kikuoka membutuhkan seseorang yang sudah terlibat bertahun-tahun dalam dunia virtual dan mengerti dengan seluk-beluk dunia tersebut. Tak hanya itu, karena keberadaan Kirito juga, Taboo Index akhirnya dilanggar oleh Alice yang sejatinya tidak mungkin dilanggar oleh orang yang berasal dari dunia tersebut.

Kikuoka juga cukup terkejut dengan nama Alice karena entah kebetulan atau bukan, ‘jiwa’ yang unik ini memiliki nama yang sama dengan proyek yang dia kembangkan. Proyek Alicization diambil dari nama ALICE, kepanjangan dari “Artificial Labile Intelligence Cybernatics Existance”.

Setelah itu, Asuna menjelaskan semua yang dia tahu kepada Leafa, Lizbeth, Silica, dan Sinon ketika masuk ke ALO.


Dari keterangan Kikuoka diatas, kita bisa mengambil berbagai macam kesimpulan bahwa proyek Alicization memang didesain untuk mengembangkan AI level dewa yang bisa berpikir seperti manusia sesungguhnya. Tapi yang menarik adalah sebuah kebetulan besar dimana Kirito hampir mati, dan disaat itu juga proyek ini mulai menunjukkan perkembangan pesat. Namun apapun itu, komanya Kirito jelas menjadi hal yang sangat menguntungkan untuk kemajuan proyek Alicization ini!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Halaman